Disebabkan ayat keempat ini terdapat mad al-munfasil padanya, adalah lebih elok difahami dahulu kaedah ikhtiyar imam-imam terhadap mad al-Munfasil sekaligus mad al-Muttasil
Al-Syatibiyyah:
1. Munfasil:
- Qasr : Ibn Kathir dan al-Susi secara qaulan wahidan dan Qalun serta al-Durri Abu ‘Amru secara khilaf.
- Tawassut: Ibn ‘Amir, ‘Asim, al-Kisaei secara qaulan wahidan serta Qalun serta al-Durri Abu ‘Amru secara khilaf.
- Mad atau Isyba’: Warsy dan Hamzah secara qaulan wahidan.
2. Muttasil:
- Tawassut: Qalun, Ibn kathir, Abu ‘Amru, Ibn ‘Amir, ‘Asim, al-Kisaei secara qaulan wahidan.
- Mad atau Isyba’: Warsy dan Hamzah secara qaulan wahidan.
Al-Durrah:
1. Munfasil:
- Qasr : Ibn Kathir ,al-Susi, Abu Ja’far dan Ya’qub secara qaulan wahidan dan Qalun serta al-Durri Abu ‘Amru secara khilaf.
- Tawassut: Ibn ‘Amir, ‘Asim, al-Kisaei dan Khalaf al-‘Asyir secara qaulan wahidan serta Qalun serta al-Durri Abu ‘Amru secara khilaf.
- Mad atau Isyba’: Warsy dan Hamzah secara qaulan wahidan.
2. Muttasil:
- Tawassut: Qalun, Ibn kathir, Abu ‘Amru, Ibn ‘Amir, ‘Asim, al-Kisaei, Abu Ja’far, Ya’qub dan Khalaf al-‘Asyir secara qaulan wahidan.
- Mad atau Isyba’: Warsy dan Hamzah secara qaulan wahidan.
Al-Toyyibah:
1. Munfasil:
- Qasr : Ibn Kathir, Abu Ja’far secara qaulan wahidan dan Qalun, Asbahani, Abu ‘Amru, Hisyam, ‘Asim dan Ya’qub secara khilaf.
- Tawassut: al-Kisaei dan Khalaf al-‘Asyir secara qaulan wahidan serta Qalun, Asbahani, Abu ‘Amru, Hisyam, Ibn Zakwan, ‘Asim dan Ya’qub secara khilaf.
- Mad atau Isyba’: Warsy dan Hamzah secara qaulan wahidan serta Ibn Zakwan secara khilaf.
2. Muttasil:
- Tawassut: Qalun, Ibn kathir, Abu ‘Amru, Hisyam, ‘Asim, al-Kisaei, Abu Ja’far, Ya’qub dan Khalaf al-‘Asyir secara qaulan wahidan dan Ibn Zakwan secara khilaf.
- Mad atau Isyba’: Warsy dan Hamzah secara qaulan wahidan serta Ibn Zakwan secara khilaf.
بسم الله الرحمن الرحيم
وَالَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْكَ وَمَا أُنْزِلَ مِنْ قَبْلِكَ وَبِالآخرَةِ هُمْ يُوقِنُونَ
Al-Syatibiyyah:
- Qalun baca secara qasr al-munfasil dan sukun mim al-jama’ secara khilaf pada kalimah هُمْ , hanya al-Durri Abu ‘Amru (wajah pertama) sahaja ikut.
- Qalun membaca pula silah mim al-jama’ pada kalimah هُمْ dan Ibn Kathir ikut.
- Qalun membaca pula secara tawassut al-munfasil dan sukun mim al-jama’ secara khilaf pada kalimah هُمْ , al-Durri Abu ‘Amru (wajah kedua), Ibn ‘Amir, ‘Asim dan al-Kisaei ikut .
- Qalun membaca pula silah mim al-jama’ pada kalimah هُمْ
- Hamzah baca secara mad al-munfasil dan saktah pada kalimah وَبِالآخرَةِ
- Khallad (wajah kedua) pula ikut dengan meninggalkan saktah pada kalimah وَبِالآخرَةِ
- Warsy baca tarqiq ra’, naqal dan tathlis al-Badal pada kalimah وَبِالآخرَةِ dan ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
- Al-Susi baca qasr al-munfasil beserta ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
Al-Durrah:
- Qalun baca secara qasr al-munfasil dan sukun mim al-jama’ secara khilaf pada kalimah هُمْ , al-Durri Abu ‘Amru (wajah pertama) dan Ya’qub ikut.
- Qalun membaca pula silah mim al-jama’ pada kalimah هُمْ dan Ibn Kathir ikut.
- Qalun membaca pula secara tawassut al-munfasil dan sukun mim al-jama’ secara khilaf pada kalimah هُمْ , al-Durri Abu ‘Amru (wajah kedua), Ibn ‘Amir, ‘Asim, al-Kisaei dan Khalaf al-‘Asyir ikut .
- Qalun membaca pula silah mim al-jama’ pada kalimah هُمْ
- Hamzah baca secara mad al-munfasil dan saktah pada kalimah وَبِالآخرَةِ
- Khallad (wajah kedua) pula ikut dengan meninggalkan saktah pada kalimah وَبِالآخرَةِ
- Warsy baca tarqiq ra’, naqal dan tathlis al-Badal pada kalimah وَبِالآخرَةِ dan ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
- Al-Susi baca qasr al-munfasil beserta ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
- Abu Ja’far baca silah mim al-Jama’, qasr al-munfasil beserta ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
Al-Toyyibah
- Qalun baca secara qasr al-munfasil dan sukun mim al-jama’ secara khilaf pada kalimah هُمْ , Abu ‘Amru, Hisyam, ‘Asim dan Ya’qub (kesemuanya wajah pertama) ikut.
- Qalun membaca pula silah mim al-jama’ pada kalimah هُمْ dan Ibn Kathir ikut.
- Qalun membaca pula secara tawassut al-munfasil dan sukun mim al-jama’ secara khilaf pada kalimah هُمْ , Abu ‘Amru (wajah ketiga), Hisyam (wajah kedua), Ibn Zakwan (wajah kedua) ‘Asim (wajah kedua), al-Kisaei, Ya’qub (wajah kedua) dan Khalaf al-‘Asyir ikut .
- Qalun membaca pula silah mim al-jama’ pada kalimah هُمْ
- Ibn Zakwan (wajah pertama) membaca dengan mad al-munfasil, khallad ikut (wajah kedua)
- Hamzah baca secara mad al-munfasil dan saktah pada mad al-Munfasil dan kalimah وَبِالآخرَةِ
- Asbahani baca qasr al-munfasil beserta naqal pada kalimah وَبِالآخرَةِ dan ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ ,
- Asbahani baca tawassut al-munfasil beserta naqal pada kalimah وَبِالآخرَةِ dan ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
- Al-Azraq baca tarqiq ra’, naqal dan tathlis al-Badal pada kalimah وَبِالآخرَةِ dan ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
- Abu ‘Amru (wajah kedua) baca qasr al-munfasil beserta ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
- Abu ‘Amru (wajah keempat) baca tawassut al-munfasil beserta ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ
- Abu Ja’far baca silah mim al-Jama’, qasr al-munfasil beserta ibdal hamzah pada kalimah يُؤْمِنُونَ